24 April 2013

Sejarah Kerajaan Bali

Bali dalam perkembangannya sampai sekarang ini, sebelumnya pemerintahannnya berbetuk kerajaan, banyak bukti-bukti yang membuktikan sejarah Bali kuno. Seperti yang tertulis do lontar-lontar kuno, Prasasti Bali yang tertua berangka tahun 804 S (882 M), Prasasti berangka tahun 818 S (896 M) dan 883 S (911 M), Prasasti yang ditemukan di desa Blanjong, dekat Sanur *Permukaan prasasti ditulis sebagian dengan huruf Nagari (huruf India) dan sebagian dengan huruf Bali, dari bangsa asing kitab sejarah dinasti Tang.
Peninggalan Kerajaan di Bali
Dalam perkembangan sejarah Bali Kuno, menggunakan prasasti sebagai bahan dasar perkembangan sejarah dan politik di Bali. Prasasti yang tertua yang dapat di baca, tahun 882 masehi menggunakan bahasa bali kuno dan beberapa prasasti lainnya yang menggunakan bahasa sansekerta, prasasti ini tidak memuat nama raja. Berikutanya 882-914 masehi ditemukan prasasti dalam bahasa Bali Kuno, diketahui ada pusa pemerintahan kerajaan uang bernama Singarvandawa, tidak disebutkan nama raja yang memerintah. Tahun 917 M, di Blanjong Sanur ditemukan prasasti berbentuk tugu dengan bahasa Bali Kuno, Nagari dan sansekerta Prasasti Sanurr ini juga menunjuk­kan bukti tenting suatu dinasti di pulau Bali. Tahun 915-942 M ditemukan 6 prasasti, raja-raja dengan gelar Sri Ugra Sena.Tahun 955 M seorang raja TABANENDRAWARNA.
Prasasti yang berangka tahun 962 masehi diketahui di Bali memerintah kerajaan yaitu raja Sri Candrabhayasimhar­madewa itu meriwayatkan tentang pembangunan sebuah tempat pemandian di desa hanukaya (Nanukaraya). Sekarang pemandian ini disebut Tirta Empul, bukti sejarah ini tentu masih kita bisa temukan keberadaanya sampai sekarang. Pada tahun 975 masehi Yang memerintah waktu itu ialah raja Sri Jana­sadhuwarmmadewa, tahun 984 masehi bertahta seorang ratu dengan gelar Sri Maharaja Sri Wijayamahadewi. Dinasti Warmadewa terkenal di Bali, karena merupakan dinasti yang pertama dikenal. Pada periode 989-1010 M. Di Bali memerintah Sri Dharrnodayanawarmodewa (Udayana) beserta permaisurinya SriGunapriya­dharrnapatni. rerrnaisuri ini berasal dari Jawa puteri dari Makutawangsawardhana, keturunan raja Sindok dari kerajaan di Jawa Timur.
Sejarah Kerajaan Bali
Dalam sejarah kerajaan di Bali kuno, dalam struktur kerajaan lama, Raja – raja Bali dalam menjalankan pemerintahan dibantu oleh badan penasehat yang disebut “Pakirakiran I Jro Makabehan” yang terdiri dari beberapa Senapati dan Pendeta Syiwa yang bergelar “Dang Acaryya” dan Pendeta Buddha yang bergelar “Dhang Upadhyaya”. Raja sebagai pucuk pimpinan sebuah kerajjan didampingi oleh badan kerajaan yang disebut “Pasamuan Agung” yang tugasnya memberikan nasihat dan pertimbangan kepada raja mengenai jalannya pemerintahan. Raja juga dibantu oleh Patih, Prebekel, dan Punggawa – punggawa. Sistem kepercayaan yang di anut pada masa kerajaan, menyembah banyak dewa yang bukan hanya berasal dari dewa Hindu & Buddha tetapi juga dari kepercayaan animisme mereka.
Bali pada waktu jaman kerajaan mengalami kemajuan dan kemunduran. Saat kejayaan, pada saat naik tahtanya Dharmodayana dan pada saat perkawinan antara Dharma Udayana dengan Mahendradata yang merupakan putri dari raja Makutawangsawardhana dari Jawa Timur, sehingga kedudukan Kerajaan Bali semakin kuat. saat kemunduran, Patih Kebo Iwa yang berhasil dibujuk untuk pergi ke Majapahit, sesampainya di Majapahit Kebo Iwa dibunuh dan kemudian Patih Gajah Mada yang berpura-pura menyerah dan minta diadakan perundingan di Bali, lalu ia menangkap raja Bali yaitu Gajah Waktra sehingga kerajaan Bali berada di bawah kekuasaan Majapahit.

Pengertian Sejarah



Sebelum saya membahasa tentang sejarah saya akan menjelaskan sedikit dari arti sejarah.

Perngertian bahasa sejarah dalam dunia

Kata sejarah dalam bahasa Indonesia diambil dari bahasa Arab yaitu “pohon’’ (syajaratun) yang mengartikan bahwa sejarah itu seperti akar pohon atau ranting pohon yang terus berkembang, berikut ini adalah kata-kata dari Negara lain.

1. Dalam bahasa arab : syajaratun yang berarti “Pohon”
2. Dalam bahasa Inggris : History
3. Dalam bahasa Yunani : Historia yang berarti “Orang pintar”
4. Dalam bahasa Belanda : Gesehicdemis yang berarti “Terjadi”
5. Dalam bahasa Jerman : Geschichte yang bearti “Sesuatu yang telah terjadi”
Pengertian sejarah menurut tokoh

Dan ini lah ungkapan para tokoh tentang sejarah di dunia.
Menurut Herudutus “Sejarah tidak berkembang kea rah depan dengan tujuan yang pasti, melainkan bergerak seperti garis ringkaran yang tingg rendahnya diakibatkan oleh manusia”.
SEdangkan menurut R.Moh.Ali “ Sejarah ialah cerita tentang perubahan-perubahan,kejadian atau peristiwa dalam kenyataan dalam sekitar kita”.
Kalau kalian ingin tau unsure sejarah itu memiliki 3 unsur penting yaitu, ruang,waktu dan Manusia atau tokoh dalam sejarah tersebut.dan sejarah memiliki karakteristik, yaitu Unik, penting dan Abadi. Unik yaitu kejadian yang jarang terjadi pada diri kita tetapi berbeda denga yang lain.Penting yaitu peristiwa yang sangat bearti menurut diri sendiri.dan abadi ialah peristiwa yang kekal.

          Dari perngertian sejarah tadi, kalian pasti akan berfikir gunanya sejarah itu apa? Baik lah saya akan  menerangka guna sejarah.Bergunanya sejarah bagi kehidupan kita ialah Pelajaran, yaitu kita bisa mempelajari kesalah dari masa lampau menjadi keuntungan dimasa depan.Inspiratif, memberikan semagat pada masa lampau.dan Rekreatif, memberikan kesenangan;seolah-olah kita bisa masuk dalam sejarah.
         
          Ituhlah pengertian dari sejarah menurut saya dan kita bisa mengambil hikmah dari sejarah yang sudah kita pelajari tadi.jika ada kesalah mohon maaf.
TErimakasih

Peneletian Sejarah




jika kalian yang ingin melakukan penelitian sejarah yang ditugaskan oleh sekolah atau bisa juga disebut penelitian ilmial tentang sejarah kehidupan dunia. Kalian sendiri pasti akan berfikir bagaimana cara melakukan penelitian yang baik dan benar tentang sejarah. Nah disinilah saya akan membahas tentang itu.

Pertama, anda harus membuat topik, topik apa yang akan anda akan bawakan nanti,

          Kedua, yaitu Heuristik <pengumpulan Sejarah> yaitu mengumpulkan data-data bedasarkan topic yang telah ditentukan.
Pengumpulan sejarah bisa bedasarkan ; secara linsan dengan cara wawancara.dengan tulisan.dengan benda dan dengan rekaman
Ketiga, Vertifikasi atau <Kritik sumber>
kritik sumber dibagi menjadi 2 yaitu eksternal meliputi Stratfikasi (lapisan tanah),kimiawi (zat yang terkandung pada kimia) dan topologi (bentuk pengujian). Dan internal,yaitu Vertifikasi bedasarkan apa adanya di dalam buku.
         
          Keempat,Interpretasi yaitu menafsirkan apa-apa yang telah didapatkan pada peneliatian yang diatas tadi.
Dan yang terakhir Historiograf yang pastinya yaitu menulis sejarah itu.
Sekian dari sya jika ada salah mohon dimaafkan, J

- Copyright © Historia Dreamer - Hatsune Miku - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -